Belajar Menguasai Lisan

16 Jun

Gambar

Abu Hatim Muhammad Ibn Hibban Al-Busti Rahimahullah Berkata:”Wajib atas orang berakal untuk bersikap adil terhadap kedua telinganya daripada mulutnya. Hendaklah dia mengetahui bahwa sesungguhnya dijadikan untuknya dua telinga dan satu mulut agar supaya lebih banyak mendengar daripada berbicara. Karena apabila dia berbicara bisa jadi dia menyesal dan apabila tidak berbicara dia tidak menyesal. Lebih mudah baginya mencabut (menarik kembali) apa yang belum diucapkan daripada mencabut (menarik kembali) apa yang telah diucapkan. Kata-kata yang telah diucapkan akan menguasainya (menguasai orang yang telah mengucapkannya) sedangkan yang belum diucapkan, maka dia-lah yang menguasainya. Sungguh mengherankan orang yang mengucapkan kata-kata yang akan membahayakannya, padahal jika tidak diucapkannya tidak akan membahayakannya. Mengapa tidak diam saja? Berapa banyak ucapan yang menyebabkan tercabutnya nikmat!?.

Raudhatul ‘Uqalaa’ Wa Nuzhatul Fudhalaa”
Karya Abu Hatim Muhammad Ibn Hibban Al-Busti (Wafat 354 H)

Sumber: http://www.facebook.com/PerpustakaanSarahLayaShafura

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: