Saat Terindah Dalam Hidupku

5 May

Gambar

Dinginnya udara subuh hari tak mampu menyejukkan hatiku yang membara. Gelapnya jalan yang kulalui segelap hatiku yang seakan tidak ada titik terang. Himpitan masalah yang datang silih berganti memenuhi kepalaku dan menyesakkan dadaku. Hidupku telah hancur… semua yang kulakukan gagal, aku telah mengecewakan banyak orang… bahkan semua orang yang kucintai seakan menyakiti…

Aku paksa kakiku pergi mendatangi sholat subuh ke masjid, aku berdiri di shaf paling belakang. Heran… imamnya Akhi Budi, seorang yang beberapa waktu yang lalu di dera masalah keluarga sebelum ia belajar ke timur tengah. Masalah yang menderanya tak mampu menyurutkan tekadnya untuk tetap berangkat menuntut ilmu, ia tetap istiqomah.

MasyaAllah, suaranya merdu sekali ketika di rekaat ke dua ia membaca Surat Ali ‘Imron (ayat-ayat terakhir). Allahu Akbar… aku tak kuasa menahan air mataku yang terus mengalir tiada henti. Alangkah sejuknya hati ini, tidak bisa diwakilkan dengan kata-kata. Alangkah bahagianya aku, ya… aku merasa orang paling bahagia di atas permukaan bumi dan di bawah kolong langit ini.

MasyaAllah bacaan Al Qur’an mampu menyejukkan hatiku.

ALLAHU AKBAR… itulah saat terindahku sepanjang hidupku.

Namun itu telah berlalu bertahun-tahun yang lalu dan waktu kembali berjalan. Kemana hendak kucari lagi hatiku yang kini kembali hilang entah kemana.

Oleh: Sugeng Rahmanto

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: