Cara Mengatasi Berbagai Jenis Perampokan

4 Feb

Antisipasi Modus ‘Cabut Kunci’ dalam Kejahatan Perampokan Motor

 
 
 
13274753492001064495 Namanya maling, rampok, copet, gali dan teman-temannya itu, selalu mencari inovasi dalam melakukan kejahatan. Jadi ga cuma pengusaha aja tuh yang harus cari inovasi. hehe.. Tentu dalam konteks kejahatan, inovasi lebih tepat disebut modus kali yaaa… :p
Nah, salah satu modus dalam perampokan motor yang sering terjadi belakangan ini adalah modus ‘cabut kunci’ seperti yang terjadi kemarin di Lenteng Agung, Jakarta Selatan dan Kalimalang, Jakarta Timur http://bit.ly/xV83zT . Korban dipepet oleh pelaku yang juga mengendarai motor. Bisa dipepet oleh satu motor atau dua motor untuk mengepung korban agar tidak bisa menghindar ke kanan atau kiri. Kemudian, salah seorang pelaku mencabut kunci motor korban. Tentunya, motor mati mendadak dan konsentrasi korban adalah menjaga keseimbangan agar motor tidak jatuh. Saat motor berhenti itulah biasanya korban diancam agar tidak melawan dan menyerahkan motornya secara sukarela.
‘Cabut Kunci’ ?
hmm.. modus yang satu ini memang agak beresiko ya. Artinya, jika si korban melawan dengan cara – menabrakan – motornya ke motor pelaku, tentu bisa jatuh keduanya. Tapi biasanya, jarang-jarang nih yang model begini. Soalnya pelaku biasanya lebih dari 4 orang (lebih dari 1 atau 2 motor). Artinya, kalau yang 1 jatuh bersama korban, tetap saja motor bisa diambil mereka. So, motor hilang plus luka-luka pula. Nah, sekarang gimana caranya agar modus cabut kunci ini bisa diantisipasi?
1. Salah satu caranya adalah dengan mengkaitkan kunci motor dengan tali ke spion. Sebaiknya tali juga terbuat dari bahan yang tidak mudah digunting. Minimal, jika pelaku mencoba untuk mencabut kunci, mereka akan kesulitan karena kunci terkait ke spion. Sebelum kunci tercabut, paling tidak korban ada kesempatan untuk melawan dengan mempercapat laju kendaraan agar tidak mudah dipepet oleh pelaku.
2. Dalam kondisi melewati jalanan yang sepi, sebaiknya tidak mengendarai motor terlalu pelan/santai sehingga mudah dipepet oleh pelaku.
3. Tetap waspada, sesekali melihat ke spion, apakah ada yang membuntuti. Jika ada yang mencurigakan, percepat laju kendaraan. Kalau perlu pencet klakson untuk menarik perhatian pihak lain (jika ada).
4. Jika terpaksa sudah terlanjur dipepet dan menjadi calon korban, kalau berani, melawan saja dengan resiko sama-sama jatuh dari motor dan sama-sama terluka (resiko yaaa) … atau, ya pasrah saja. Bagaimana pun, nyawa lebih penting dari motor lho..
5. Tentunya, waspada dan tidak membuat diri kita menjadi sasaran empuk pelaku.
 
Cara Mengatasi Perampok Modus Lempar Telur
 
 
Jika anda mengemudi dimalam hari dan kaca mobil depan dilempar dengan telor, jangan gunakan wiper atau semprotan air. Apabila pecahan telor bercampur dengan air akan berubah seperti susu. Dalam kondisi ini, kaca depan mobil akan dipenuhi oleh cairan telor itu sehingga penglihatan kita akan terhalangi sampai 92,5%.
Karena jalan di depan sudah tidak terlihat lagi, terpaksa kita harus berhenti di pinggir jalan. Resikonya, kita akan menjadi korban perampokan. Inilah modus terbaru yang digunakan para perampok di jalan raya pada malam hari.
 

Waspada Modus Perampokan ala Joki 3 in 1

Untuk itu bagi yang sering menggunakan jasa joki 3 in 1 harap selalu waspada, karena di satu sisi kita memang membutuhkan mereka, tapi di sisi lain mereka juga terkadang suka melakukan pencurian barang2 berharga yang ada di mobil jadi tetap waspada karena kejahatan terjadi saat ada kesempatan, waspadalah
saran saya sembunyikan barang2 berharga anda ketika mengemudikan mobil.

 

Modus Baru Perampokan Menggunakan Umpan Anak SD 

 

Wow, sungguh luar biasa kejahatan tanpa mengenal batas selalu terupdate dengan modus-modus yang mampu mengelabui banyak orang. Kemarin sauadara teman saya sebut saja Mr.X yang melintas disalah satu jalan di Makassar, tidak sengaja melihat anak berpakaian SD sambil menangis sendirian dipinggir jalanan. Kerena iba, tanpa berpikir panjang yang bersangkutan turun dari mobilnya dan bertanya kepada anak tersebut. Mengapa dia berada disana dan alamat orangtuanya dimana? Lalu Mr.X bermaksud membantu dan mengantarkan anak tersebut kerumah orang tuanya sesuai permintaannya. Lalu naiklah anak itu di mobil Mr.X sambil jalan anak tersebut terus ditanya anak itu dengan mahirnya mengarahkan Mr.X ke arah jalan yang menuju ruko-ruko yang sepi dan baru dibangun. Mr.X mulai berhati-hati karena anak tersebut rupanya sangat hapal dan tahu jalan yang ditunjukkannya kemudian pada akhirnya anak itu meminta diberhentikan di depan salah satu ruko yang sepi dan disana sudah standby beberapa oknum yang berperawakan mencurigakan mengamati mobil Mr.X sambil berbisik-bisik satu dengan yang lain. Karena sadar Mr.X melihat gelagat yang tidak menguntungkan dirinya maka cepat-cepat anak berpakaian SD itu diturunkan dari mobilnya kemudian langsung tancap gas!.
 

Cara Mengatasi dan Mencegah Pencurian Motor

Sepeda motor dan mobil adalah salah satu benda yang disukai pencuri untuk dijadikan sasaran pencurian karena nilainya yang tinggi, fleksibel, dibutuhkan banyak orang dan mudah dicuri. Pencuri ranmor motor profesional umumnya hanya membutuhkan waktu kurang dari satu menit saja dalam menjalankan aksi kejahatannya.
Mereka menggunakan berbagai metode / modus untuk membawa kabur motor jarahan yang berhasil dikerjai. Cara atau modus operandi yang sering digunakan oleh pencuri sepeda motor adalah seperti :
1. Menggunakan kunci letter T untuk menyalakan paksa mesin motor.
2. Mengangkut motor ke dalam mobil boks atau truk.
3. Merusak kunci-kunci keamanan yang ada dengan trik tertentu lalu membawa kabur motor, dll.
Waspadai pula aksi kejahatan ranmor / kendaraan bermotor lainnya yang berhubungan dengan sepeda motor anda seperti pencurian helm, pencurian aksesoris motor, dsb. Berikut ini adalah beberapa saran untuk anda dalam menghindar dan mengurangi resiko kehilangan motor.
Tips / Cara Mengurangi Resiko Kehilangan Motor :
1. Parkir Di Tempat Parkir Resmi Dan Aman
Usahakan untuk selalu parkir di tempat parkir profesional dengan tingkat pengawasan dan keamanan yang tinggi. Kalau bisa pilih saja lahan parkir yang selalu memeriksa STNK ketika akan meninggalkan tempat parkir, ada tiket bukti parkir, ada kamera pengawas cctv dan banyak petugas keamanan yang menjaga di sekitar tempat parkir.
2. Berikan Tambahan Kunci Pengaman Pada Motor
Kunci motor anda dengan kunci-kunci tambahan yang berbeda jenisnya. Contohnya seperti kunci roda, kunci setang rahasia, alarm, gembok, rantai, kunci disc cakram, dan lain sebagainya. Bila perlu parkir di samping tiang atau pohon lalu lilitkan rantai bersama tiang atau pohon tersebut.
3. Terus Awasi Motor Anda
Jika memarkir kendaraan di depan rumah baik rumah sendiri atau rumah orang lain serta di tempat umum seperti mini market, sekolah, warung, warnet, wartel, dan lain sebagainya sebaiknya anda terus mengawasi motor anda. Parkirlah di tempat yang terlihat dari dalam serta pasang mata dan telinga anda dan jangan sampai lalai karena pencuri sepeda motor hanya butuh kurang lebnih setengah menit atau kurang untuk menggasak motor anda.
4. Hati-Hati dengan Mobil Boks, Pickup dan Truk
Waspadai jenis mobil-mobil tersebut yang parkir di samping atau sekitar parkir motor anda. Pencuri sepeda montor dapat dengan cepat menggotong motor anda dan kemudian membawanya pergi dari anda untuk selama-lamanya.
5. Amankan Barang Berharga Bawaan Anda
Hati-hati pula terhadap barang-barang berharga yang anda bawa. Jika ada tempat penitipan helm dan jaket segera titipkan di tempat tersebut. Jika anda khawatir dengan tempat penitipan anda bisa pasang kotak atau box motor di belakang sepeda motor ada untuk menyimpan barang anda seperti helm, berkas, jaket, uang, jaket jas hujan, uang / duit, alat mekanik, payung, senter, air minum, baju ganti, dan lain sebagainya.
6. Mengurangi Perhatian Pencuri
Motor yang terlihat bagus, baru dan berdaya jual tinggi dengan sistem pengamanan yang kurang sangat disukai oleh pelaku curanmor. Motor yang sudah kelihatan jelek atau biasa saja dengan pengamanan yang cukup dan bila dijual harganya murah termasuk jenis motor yang cukup aman dari pencurian motor. Menutup motor anda dengan kain penutup motor dapat mengurangi perhatian pencuri dan akan mempersulit pencuri untuk melaksanakan aksinya. Dengan menutup motor dengan bahan anti air juga dapat melindungi motor dari kehujanan dan terik sinar matahari.
Motor yang telah aneh, unik, jarang dan telah dimodifikasi juga kurang menarik minat orang yang mau nyolong motor kita. Kalau anda sayang pada motor anda, pasanglah sistem keamanan yang berlapis serta rahasia dan juga kalau anda suka modiflah motor anda mnjadi beda dengan yang lain agar pencuri enggan mencurinya karena terlalu menarik perhatian orang banyak di sekitar tempat parkir.
7. Membina Hubungan Baik Dengan Petugas Parkir Dan Tetangga
Untuk lebih aman, jika anda parkir di tempat yang rutin atau sering misalnya di kampus, kantor, rumah, mini market, warung, dan lain sebagainya anda bisa pelan-pelan membina hubungan baik dengan orang di sekitarnya. Jika ada waktu ajak petugas parkir ngobrol, nongkrong, dan sebagainya. Kalau punya uang lebih kita bisa kasih uang rokok ke petugas parkir tersebut. Tujuannya adalah agar tukang parkir jadi kenal sama kita dan otomatis kenal dengan motor yang kita pakai. Jika motor kita diusili orang maka dengan cepat tukang parkir akan menyadari dan menindak lanjutinya dengan tegas.
Mungkin hanya itu saja yang saya bisa sampaikan di artikel situs organisasi.org ini. Bila ada masukan atau tambahan silahkan disampaikan bagian komentar di bawah artikel modus kejahatan penjahat ini. Terima kasih.
Cara Mengatasi Perampok Taksi
 
 
masyarakat pengguna transportasi taksi sebaiknya juga mencatat nomor pintu taksi yang ditumpangi. “Ingat dan simpan nomor pintunya, agar jika terjadi sesuatu yang tak diinginkan polisi mudah melacaknya,”
 
Cara Mengatasi Perampokan Di Jalan Raya
 

Kejahatan yang dulunya dilakukan secara sembunyi-sembunyi, sekarang ini sudah dilakukan dengan terbuka.
Berbagai cara yang dilakukan para pelaku kejahatan, untuk melumpuhkan dan mengelabui korbannya.
1. Modus Tabrakan Mobil
Modus yang saat ini terbilang baru adalah perampokan dengan modus tabrakan mobil. Pelaku biasanya menggunakan mobil sewaan dan lebih dari tiga orang. Mereka mengincar pengendara yang berkendaraan seorang diri.
Setelah mendapatkan targetnya, pelaku dengan sengaja menabrakan mobil yang dikendarainya ke mobil korban. Hal ini pasti membuat korban turun untuk memastikan kerusakan dan meminta pertanggungjawaban.
Pelaku kemudian menyakinkan korbannya dan bersedia menganti semua kerugian akibat kecelakaan itu. Namun, korban diminta untuk mengikutinya ke ATM atau ke bengkel terdekat yang diinginkan pelaku.
Saat berada ditempat yang sepi, pelaku akan melancarkan aksinya. Mereka akan memblokir jalan dan memaksa korbanya untuk turun dari dalam mobil. Dalam ancaman barang berharga korban kemudian dikuras pelaku. Mulai dari dompet, perhiasan atau telepon genggam.
Mereka tidak segan-segan melakukan tindakan kasar agar korbannya mau menyerahkan barang berharga mereka.

2. Modus Menggunakan Tissue Basah
Modus lainya yang juga masih menjadi tren kejahatan jalanan adalah dengan menggunakan tissue basah.
Meski jumlahnya mulai menurun. Namun, kejahatan dengan modus ini tetap harus diwaspadai. Mengenali prilaku orang yang akan berbuat jahat menjadi hal yang penting.
Pelaku kejahatan tissue basah selalu mengincar kaum hawa di dalam angkutan umum, dan mereka lebih sering beraksi pada malam hari.
Kejahatan gaya ini marak terjadi di atas Bus Patas 45 jurusan Cililitan-Blok M. Waspada bila melihat penumpang di sebelah Anda mengeluarkan tisu basah, apalagi bila anda mulai mencium aroma yang menyengat setelah tisu itu dikeluarkan.
Aroma tisu basah yang keluar itu adalah akibat campuran aseton dan alkohol 85 persen. Baunya tentu sangat berbeda dengan bau tisu basah pada umumnya.
Setelah mengeluarkan tisu tersebut, biasanya sang pelaku kemudian mulai mengosok-gosokan tisu itu ke telapak tangan dan lengannya seolah mengelap keringat.
Karena sudah menahan nafas, maka si pelaku tidak terpengaruh dengan aroma yang dikeluarkan oleh bau dari tisu tersebut. Tapi kita yang yang tidak sadar akan menghirup dalam-dalam aroma yang menyengat itu.
Pelaku kemudian akan berusaha mendekatkan tisu yang dipegangnya ke hidung korbannya dengan berbagai cara. Mulai berpura-pura ingin menutup atau membuka kaca jendela sampai menawarkan tisu tersebut kepada korbannya.
Karena telah menghirup aroma dari tisu tersebut biasanya langsung merasa mual dan pandangan mata dengan cepat langsung berkunang-kunang, dalam hitungan menit aroma tersebut membuat kesadaran korban menurun hingga tidak sadarkan diri.
Bila sudah begitu dengan mudah pelaku kemudian akan berpura-pura baik dengan menaruh perhatian pada korbanya dengan menanyakan kodisi korban yang mulai pucat.
Padahal itu adalah cara pelaku untuk memastikan kalau korbannya sudah terpengaruh dengan aroma tisu tersebut. Setelah dipastikan tidak sadarkan diri, baru pelaku akan mengasak seluruh barang bawaan korbannya.

3. Modus Tebar Dokumen
Modus kejahatan lainya yang saat ini sedang marak adalah ‘Tebar Dokumen’. Pelaku sengaja menebar amplop berisi dokumen penting aspal di jalanan bersama dengan selembar cek bernilai miliaran rupiah.
Sasaran pelaku adalah mereka yang menemukan dan berniat baik untuk mengembalikan amplop tersebut.
Saat korbannya menelpon, pelaku akan berpura-pura sangat berterima kasih dan akan memberikan uang karena kebaikan korban mengembalikan dokumen penting itu.
Pelaku kemudian meminta korban menyiapkan nomor rekening dan akan dipandu menerima transferan uang dari pelaku.
Secara tidak sadar, korban malah dibuat mengirimkan uang kepada pelaku. Modus penipuan yang menguras untuk mengirimkan pulsa dan uang tabungan ini sudah kerap terjadi.

4. Modus Menggunakan Balsem
Modus perampokan lainya terhadap tukang ojek juga masih yang tertinggi selama ini. Mulai dari perampokan yang dilakukan secara sadis hingga cara yang lebih unik.
Pelaku kejahatan di kawasan Bekasi yang mengincar tukang ojek melacarkan aksinya dengan menggunakan balsam. Cream penghilang nyeri itu sengaja diolesi ke wajah korban hingga ia terjatuh. Dalam keadaan lemah, motor korban kemudian dilarikan.
Modus kejahatan lainnya yang perlu diwaspadai dalah, kejahatan yang menyamar sebagai pengantar barang atau kurir, berpura-pura bertamu, ban terbakar, undian berhadiah melalui berbagai produk rumah tangga dan masih banyak lagi.
Maka dari itu, sudah sepatutnya kita waspada teman; dimanapun, kapanpun, terhadap siapapun. Karena banyak orang jahat diluar sana, dan kejahatan itu bisa terjadi karena ada kesempatan.

Waspadai Modus Perampokan Warnet

CIRI-CIRI PELAKU :
1. Biasanya menggunakan mobil Kijang atau kendaraan Mini Bus ataupun Motor
2. Kendaraan di parkir dengan siap jalan yang ditunggui oleh seorang supir
3. Jumlah pelaku 3 sampai 5 orang
4. Suka menyaru sebagai anggota Polri dengan berpura-pura akan melakukan sweeping narkoba atau pemantauan curanmor.
5. Waktu melakukan aksi adalah pada pagi hari (antara jam 2 s/d 5 pagi)

SARAN :
1. Menggunakan security tetap minimal 2 Org atau lebih
2. Bekerja sama dengan pihak keamanan setempat (Hansip) ditambah Alarm sebagai tanda gawat darurat.
3. Apabila pelaku mengaku sebagai Polisi, supaya dimintai surat tugas
4. Cari kesempatan terbaik meloloskan diri untuk melapor pada pihak security atau hansip atau menekan alarm sbg tanda gawat darurat (Tombol alarm ditempatkan dikolong meja yang mudah ditekan dengan menggunakan kaki}
5. Apabila memungkinkan mencatat jenis dan nomor kendaraan.
6. Usahakan Operator berjaga diluar warnet, ini akan membuat enggak si pelaku dalam melakukan aksi.
7. Apabila suasana di lingkungan warnet sepi, segera tutup warnet, jangan menerima pengunjung yang belum anda kenal di atas pukul 24.00
8. Bila ada pengunjung yang berpura-pura ingin dibuatkan email atau diajarkan cara-cara menggunakan komputer, tolak saja biasanya pelaku mengalihkan sipenjaga atau membuat penjaga Warnet masuk kewarnet yang akan dijalankan aksinya
9. Gunakan CCTV, saat ini CCTV bisa dibeli dengan harga yang terjangkau.
10. Jauhkan Handphone anda saat malam hari, jangan di kantongi atau ditaruh dilaci, biasanya perampok akan mengambil Handphone Penjaga dan juga pengunjung juga memutuskan sambungan telepon, ini dilakukan untuk memutus komunikasi dengan Kepolisian, agar saat melarikan diri waktu untuk menelepon agak lama berjalan.

Tips Menghadapi Perampok Modus Ban Kempes

Bagaimana modus kejahatan seperti ini? Modusnya adalah saat korban mengendarai mobil tiba-tiba diteriaki pengendara motor yang menghampiri. “Ban mobilnya kempes,” begitu teriak pengendara sambil menunjuk-nunjuk ban mobil.

Jika memang pengendara waspada tentunya tak akan menghiraukan. Tapi jangan salah, perampok lebih pintar. Biasanya, tak berapa lama kemudian, kembali pengendara motor lain memberitahu bahwa ban mobilnya kempes.

Karena berulang-ulang dan oleh orang yang berbeda, tentu saja si korban turun untuk melihat kondisi ban.

Saat inilah yang digunakan perampok beraksi. Bisa ditebak, tak berapa lama korban turun, beberapa orang yang tadi mengendarai motor langsung menodongkan pisau atau senjata api lainnya.

Jika melawan, perampok itu tak akan segan-segan menghabisi korban. Jika sudah begini, bisa dipastikan dompet Anda melayang. Selain itu barang-barang berharga seperti HP ataupun laptop yang biasa tersimpan di dalam mobil pun akan disikat.

Dari modusnya, kelihatan bahwa penjahat sudah mengenali kebiasaan korban. Sehingga ketika perampokan itu terjadi, orang sulit melihatnya, meskipun di jalan besar.

Oleh karena itu, diingatkan agar pengendara mobil hati-hati dengan modus kejahatan tersebut.

Jangan turun atau berhenti bila dirasa tak ada masalah dengan mobil Anda. Kalaupun turun, hentikan mobil di tempat ramai dan aman.

Modus kejahatan ban kempes ini juga dilakukan dengan menebar ranjau paku di kawasan tertentu. Ranjau paku ini tentunya akan mengenai ban mobil.

Saat pengemudi memberhentikan mobil karena bannya kempes itu, para perampok pun beraksi. Karena kebanyakan mobil memakai ban tubles, maka perampok pun pintar dengan tidak menggunakan paku biasa. Biasanya mereka menggunakan bekas rangka baja payung.

Jika ban Anda kempes, jangan buru-buru berhenti. Lihat situasi keamanan jalan. Jika sepi jangan berhenti, paksakan saja berjalan hingga mendapati lokasi jalan yang ramai.

 

Tips dan saran bagi yang sering berpergian baik naik motor maupun naik mobil :
1. Usahakan jangan berpergian pada malam hari apalagi tengah malam, hal ini berpotensi terhadap kejahatan perampokan, ataupun pembunuhan.
2. Jika memang harus keluar malam hari, jangan memilih tempat yang sepi walaupun mungkin itu akan menyingkat waktu. Lebih baik memilih tempat yang ramai, biarpun lebih jauh tidak masalah.
3. Jangan pergi sendirian, naluri penjahat akan mencoba melakukan aksinya kepada lawan yang dianggapnya mampu dia taklukkan dengan mudah, setidaknya jika kita berpergian lebih dari 1 orang, kemungkinan penjahat tersebut mengurungkan niatnya.
4. Jika merasa diikuti oleh seseorang, sesegeralah menuju tempat yang ramai.
5. Berhati2lah kepada orang yang berpura2 menanyakan alamat, pastikan terlebih dahulu bahwa di sekeliling anda terdapat orang banyak, jika ada yang menanyakan alamat pada tempat yang sepi, lebih baik anda berhati2.
6. Jangan melamun di saat dalam perjalanan, hal ini sangat penting karena jika kita tidak sadar, dan ada yang mengikuti kita, kita tidak akan tahu.
7. Jika di depan anda, ada kendaraan yang anda kenal, berjarak dekatlah, hal ini akan meminimalkan kemungkinan tindak kejahatan, karena penjahat juga tidak mau aksi kejahatannya dilihat orang lain.
8. Jika anda mengantuk dan anda ingin berhenti, pastikan anda berhenti di tempat yang anda kenal atau setidaknya di tempat yang ramai atau dekat dengan kantor polisi.
9. Jika anda melihat ada gerombolan orang jauh di depan sana, usahakan jangan sengaja melewatinya, pilihlah alternatif lain. Biasanya orang banyak akan merasa lebih berani untuk melakukan kejahatan,
10. Jika anda sudah terlambat untuk mencegah terjadinya kejahatan, lebih baik anda menyerahkan harta anda atau membuang nya ke tempat yang sulit di jangkau, daripada anda harus kehilangan nyawa anda. Tinggalkanlah kendaraan anda, kemudian larilah sekencang2nya ke rumah warga. Ini adalah langkah terakhir yang anda harus lakukan jika anda benar2 dalam keadaan bahaya.

Sumber: http://bagus-hacks.blogspot.com/2013/05/cara-mengatasi-berbagai-jenis-perampokan.html#pages/2

3 Responses to “Cara Mengatasi Berbagai Jenis Perampokan”

  1. Terwujud.com July 2, 2014 at 12:36 pm #

    Tentu kita semua tidak akan mau hal itu terjadi ya sob, “mencegah lebih baik daripada mengobati atau sedia payung sebelum hujan” adalah pepatah yang tepat dan efektif jika dikaitkan dengan blog yang sepi pengunjung. Banyak cara dan langkah yang bisa kita lakukan untuk menjaga trafik blog, termasuk dari cara-cara di atas ya! terima kasih

  2. Audi pratiwi MBL October 15, 2014 at 5:45 am #

    thank’s infonya.soal’y di desa kami,ketungau,sedg byk trjd kasus pencurian.bhkn ad yg mencuri d rmh org pd siang hari dan yg melakukannya adalah anak kecil.terlalu.

Trackbacks/Pingbacks

  1. Antisipasi perampokan modus ‘cabut kunci’ | previbaskoro - November 20, 2014

    […] Namanya maling, rampok, copet, gali dan teman-temannya itu, selalu mencari inovasi dalam melakukan kejahatan. Jadi ga cuma pengusaha aja tuh yang harus cari inovasi. hehe.. Tentu dalam konteks kejahatan, inovasi lebih tepat disebut modus kali yaaa… :p Nah, salah satu modus dalam perampokan motor yang sering terjadi belakangan ini adalah modus ‘cabut kunci’ seperti yang terjadi kemarin di Lenteng Agung, Jakarta Selatan dan Kalimalang, Jakarta Timur http://bit.ly/xV83zT . Korban dipepet oleh pelaku yang juga mengendarai motor. Bisa dipepet oleh satu motor atau dua motor untuk mengepung korban agar tidak bisa menghindar ke kanan atau kiri. Kemudian, salah seorang pelaku mencabut kunci motor korban. Tentunya, motor mati mendadak dan konsentrasi korban adalah menjaga keseimbangan agar motor tidak jatuh. Saat motor berhenti itulah biasanya korban diancam agar tidak melawan dan menyerahkan motornya secara sukarela. ‘Cabut Kunci’ ? hmm.. modus yang satu ini memang agak beresiko ya. Artinya, jika si korban melawan dengan cara – menabrakan – motornya ke motor pelaku, tentu bisa jatuh keduanya. Tapi biasanya, jarang-jarang nih yang model begini. Soalnya pelaku biasanya lebih dari 4 orang (lebih dari 1 atau 2 motor). Artinya, kalau yang 1 jatuh bersama korban, tetap saja motor bisa diambil mereka. So, motor hilang plus luka-luka pula. Nah, sekarang gimana caranya agar modus cabut kunci ini bisa diantisipasi? 1. Salah satu caranya adalah dengan mengkaitkan kunci motor dengan tali ke spion. Sebaiknya tali juga terbuat dari bahan yang tidak mudah digunting. Minimal, jika pelaku mencoba untuk mencabut kunci, mereka akan kesulitan karena kunci terkait ke spion. Sebelum kunci tercabut, paling tidak korban ada kesempatan untuk melawan dengan mempercapat laju kendaraan agar tidak mudah dipepet oleh pelaku. 2. Dalam kondisi melewati jalanan yang sepi, sebaiknya tidak mengendarai motor terlalu pelan/santai sehingga mudah dipepet oleh pelaku. 3. Tetap waspada, sesekali melihat ke spion, apakah ada yang membuntuti. Jika ada yang mencurigakan, percepat laju kendaraan. Kalau perlu pencet klakson untuk menarik perhatian pihak lain (jika ada). 4. Jika terpaksa sudah terlanjur dipepet dan menjadi calon korban, kalau berani, melawan saja dengan resiko sama-sama jatuh dari motor dan sama-sama terluka (resiko yaaa) … atau, ya pasrah saja. Bagaimana pun, nyawa lebih penting dari motor lho.. 5. Tentunya, waspada dan tidak membuat diri kita menjadi sasaran empuk pelaku. Sumber : https://sugengrahmanto.wordpress.com/2014/02/04/cara-mengatasi-berbagai-jenis-perampokan/ […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: