Ketika Suami Berbuat Kesalahan

28 Feb

Wahai Diri … 
Saat suamimu berbuat kesalahan, dan itu menyakitimu dengan sangat, menangislah, jika itu bisa melegakanmu.
Jangan paksakan dirimu untuk tetap terlihat tegar, karena kau hanyalah manusia yang juga punya rasa kecewa, marah dan berhak protes atas sikap suamimu.
Maka biarkan air mata jatuh untuk kelegaan hatimu.

Namun…

Rapuhnya batinmu saat itu sebagai seorang perempuan, jangan sampai menghilangkan ingatanmu, bahwa dalam keadaan sedih sekalipun, kau harus tetap mengingat Alloh Ta’ala.

Kau memang marah, kau kecewa terhadap suamimu, tapi jangan kau menyimpannya terlalu lama sehingga Alloh Ta’ala menilaimu sebagai istri yang pendendam dan pemarah.
Bayangkan ketika kau mendapat julukan itu dari manusia, betapa keberatannya dirimu. Apalagi jika Alloh Ta’ala yang memberikannya untukmu karena sudah tidak adanya kesabaran dari hatimu. Maka memang jika tidak bisa kau hentikan tangismu, tapi kendalikan hatimu untuk segera memaafkannya.

SubhanAllah…
Betapa cantik dirimu saat memaafkan.
Bahkan Alloh Ta’ala -pun ridho kepadamu.
Alloh Ta’ala bangga terhadapmu, hambanya yang sabar dan begitu luas hatinya.
Alloh Ta’ala bangga terhadap hamba wanitanya yang berhias dengan sifat- sifat yang mulia.

Ingatlah Wahai Diri, 
Suamimu tidak akan berada disisimu selamanya.
Semoga saat suamimu mengusung tandu kerandamu nanti, suamimu itu akan senantiasa mengingatmu sebagai seorang istri yang begitu sangat pengertian, pemaaf, dan penyabar atas dirinya. Semoga…

@https://www.facebook.com/tetehlina

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: